LOS ANEGELES, KAMIS -- Mantan manajer bintang pop yang dililit banyak masalah Britney Spears, Larry Rudolph, telah mengonfirmasi laporan bahwa mereka memang tengah membahas hubungan mereka. Rudolph juga mengemukakan bahwa sang penyanyi kini telah melakukan hal yang baik.
Britney memecat Rudolph setelah pria itu bergabung dengan orang tuanya dan ikut campur untuk memasukkannya ke panti rehabilitasi pada awal tajun 2007 lalu. Namun Rudolph bersikap loyal pada sikap tanggungjawabnya, dengan mencoba menghindari panggilan pengadilan yang memaksanya bersaksi menentang Britney.
Kepada sebuah majalah mingguan terbitan AS ia mengatakan, "Saya telah meluangkan waktu bersamanya, dan ia berada di lorong yang benar karena orang-orang yang berada di sekelilingnya memiliki perhatian untuk membuatnya menjadi baik," katanya.
Namun, Rudolph juga mengingatkan, kalaupun ia berbicara seperti itu saat ini, bukan berarti ia sedang membicarakan masalah bisnis. " Tapi ini bukan saatnya bicara soal bisnis. Ini waktu untuk penyembuhan," ujarnya.
Rudolph merupakan otak di balik hit-hit Britney. Ia menangani sang bintang selama sembilan tahun setelah ia menemukan talenta Britney ketika masih berusia belasan.
Sementara itu secara terpisah, Mark Kaplan Vincent, pengacara mantan suami Britney, Kevin Federline mengatakan bahwa kini Britney dengan bantuan ayahnya, Jamie Spears, berada pada arah yang benar. Namun ia mendesak agar sang bintang siap sembuh secara penuh.
"Jamie telah melakukan pekerjaan yang benar-benar bagus," ujar Kaplan kepada People. "Itu suatu situasi dan kelihatannya akan menjadi stabil. Apakah itu berarti ia tersembuhkan? Nggak."
Kaplan telah memperhatikan bahwa sikap negatif pers telah berkurang drastis. Britney juga telah kembali meraih keberhasilan lewat film How I Met Your Mother dan berkerja sama lagi dengan mantan manajernya Larry Rudolph.