Logo Asli Stones Laku 92.500 Dollar AS
Selasa, 2/9/2008
GETTY IMAGES/DAVE HOGAN
Logo bibir dower dan lidah menjulur juga digunakan untuk tur dunia The Rolling Stones A Bigger Bang,

LONDON, SELASA - Karya seni berupa logo bibir dower dengan lidah menjulur yang asli, yang dijadikan ikon band legendaris The Rolling Stones, telah dibeli oleh Victoria and Albert Museum, London (Inggris), yang berpatungan dengan The Art Fund.

Logo asli tersebut, yang didesain pada 1970 oleh seniman John Pasche dan masih digunakan oleh grup tersebut hingga kini, terjual dengan harga 92.500 dollar AS. Separuhnya dibayar oleh Victoria and Albert Museum, separuhnya lagi oleh The Art Fund.

Adalah Pasche yang menjual karya seni berwarna hitam-putih tersebut. Ketika mencipta logo itu, ia dibayar 50 poundsterling. Pada 1972, Stones, yang senang melihat logo tersebut, memberi Pasche bonus 200 poundsterling.

Pasche masih berkuliah di Royal College of Art, London, ketika vokalis Stones, Mick Jagger, mencari seorang mahasiswa desain yang bisa membantunya mencipta sebuah logo untuk bandnya. Ketika itu Jagger kecewa dengan desain-desain yang biasa-biasa saja dari perusahaan rekaman Decca, yang mengontrak mereka ketika itu.

Jagger menonton pertunjukan kesarjanaan Pasche, yang eventually menggiring ke penciptaan logo tersebut. Logo itu digunakan pertama kali oleh Stones untuk album Stones yang berjudul Sticky Fingers (1971).

Logo tersebut, yang dikatakan mewakili bibir kondang Jagger dan sifat memberontak Stones, telah digunakan sebagai latar panggung dalam berbagai tur dunia Stones. Dari logo itu, Pasche lalu mendesain poster-poster tur Stones pada 1970-an hingga awal 1980-an.

"The Rolling Stones merupakan salah satu band pertama yang menggunakan logo dan menjadikan brand sebagai bagian yang penting dari bisnis mereka," kata Wakil Direktur The Art Fund, Andrew Macdonald. "Itu menandai transisi dari pemberontakan 1960-an ke mesin perusahaan yang kita lihat sekarang," sambungnya.

Sementara itu, Victoria Broakes dari Victoria and Albert Museum mengatakan, logo bibir dan lidah tersebut merupakan, "Logo rock paling terkenal sedunia." Katanya pula, Pasche biasa berkunjung ke museum itu dan mencipta logo tersebut dekat museum itu.

Pasche tak cuma bekerja sama dengan Stones, tapi juga dengan, sebut saja, Paul McCartney dan The Who. Ia kemudian juga menjadi pengarah seni untuk United Artists, Chrysalis Records, dan South Bank Centre, London. (bbc.co.uk/ATI)

Share on Facebook
AAA
Posting Komentar Anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
POLLING
Ongky Alexander kembali didapuk memerankan tokoh Boy dalam film Catatan Si Boy yang sangat populer di era 80-an. Di film inilah namanya melambung. Ongky Ingin tampil maksimal dalam film tersebut. Ongky bahkan bertekad menghilangkan timbunan lemak di sekujur tubuhnya agar tampil prima. Tapi masih pantaskah Ongky memerankan tokoh Boy, pemuda kaya tapi tidak sombong itu? Bagaimana menurut Anda?
Pantas
Tidak Pantas